Begini Cara Kerja Obat Maag Ranitidin yang Ditarik dan Disebut Picu Kanker

Belakangan ini, Tubuh Pengawas Obat serta Makanan (BPOM) menarik obat maag ranitidin dari edaran sebab didapati tercemar N-Nitrosodimethylamine (NDMA). NDMA sendiri dihubungkan dengan efek kanker.



Dokter spesialis penyakit dalam dr Etra Ariadno, SpPD dari RSAL Dr Mintohardjo menjelaskan, obat maag ranitidin berperan untuk menghalangi sekresi atau produksi asam lambung yang berlebihan. Hingga obat ini bisa menurunkan rasa sakit serta mengobati cedera pada lambung.

"Ranitidin adalah antagonis bersaing reversibel reseptor histamin (H2) pada sel parietal mukosa lambung yang berperan untuk mensekresi asam lambung. Ranitidin menghalangi sekresi asam lambung dengan 2 proses.

Proses pertama, ranitidin menempati reseptor H2 yang berperan merangsang sekresi asam lambung hingga histamin yang dibuat oleh sel ECL gaster bisa dihambat. Sedang proses ke-2, intisari lain seperti gastrin serta asetilkolin yang mengakibatkan sekresi asam lambung akan menyusut efektifitasnya pada sel parietal bila reseptor H2 dihambat.

Bila asam lambung dibuat dengan berlebihan, dinding lambung bisa alami iritasi serta peradangan. Peradangan ini lah yang selanjutnya bisa berbuntut pada beberapa penyakit, seperti tukak lambung, tukak duodenum, sakit maag, ngilu ulu hati, dan masalah pencernaan.

Sayangnya, hasil uji yang dikerjakan BPOM pada beberapa sampel tunjukkan, beberapa obat maag ranitidin memiliki kandungan cemaran NDMA dengan jumlahnya melewati batas yang dibolehkan, yakni 96 ng/hari (acceptable daily intake).
Begini Cara Kerja Obat Maag Ranitidin yang Ditarik dan Disebut Picu Kanker Begini Cara Kerja Obat Maag Ranitidin yang Ditarik dan Disebut Picu Kanker Reviewed by Admin on 19.12 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.