Tips Menentukan Besaran DP Motor Saat Akan Kredit

Memiliki motor kini sepertinya sudah menjadi kebutuhan setiap masyarakat dewasa untuk memudahkan mereka dalam melakukan berbagai aktifitas. Motor yang lebih terjangkau dari mobil dan memiliki body yang lebih ramping menjadi pilihan kendaraan pribadi yang efisien sekaligus terjangkau. Ada banyak varian motor yang saat ini beredar di pasaran mulai dari motor bebek, motor matic, motor sport hingga motor sport matic. Semuanya memiliki harga jualnya masih-masing antara belasan hingga puluhan juta rupiah. Meski lebih terjangkau dibandingkan harga mobil, tetap saja harga motor ini cukup besar untuk dibayarkan secara kontan. Karena itu kini banyak perusahaan leasing yang hadir menawarkan kredit dengan kebutuhan dp motor yang ringan.



Dengan pembelian secara kredit, Anda tak perlu memiliki dana sebesar harga cash motor Yamaha pilihan. Anda bisa membeli motor meski hanya memiliki sebagian kecil dari harga cashnya. Dana yang sudah Anda persiapkan tersebut bisa digunakan untuk pembayaran dp yang harus dibayarkan di muka. Namun semakin kecil dp yang dibayarkan di awal maka semakin besar kekurangan harga motor dimana nantinya tanggungan kredit akan semakin besar. Kurangan tersebut bisa Anda cicil setiap bulannya sesuai dengan pemilihan tenor atau waktu kredit yang Anda inginkan. Semakin panjang tenor maka jumlah angsuran bisa semakin kecil dan sebaliknya.

Sebelum melakukan akad kredit dengan menyerahkan nominal dp motor yang sudah Anda miliki, ada baiknya Anda memperhatikan point-point berikut ini sehingga uang muka yang Anda bayarkan pada pihak leasing sudah tepat dan tidak akan menjadi bumerang bagi kredit Anda di masa mendatang.
  1. Prosentase dp dari harga motor.
Untuk kredit yang lebih sehat, sebaiknya prosentase dp yang Anda berikan pada penyedia kredit antara 20% hingga 40% dari harga jual cash motor. Dengan begitu jumlah kekurangan yang akan menjadi beban kredit tidak terlalu besar. Sebetulnya semakin besar jumlah dp akan semakin baik karena berarti kekurangan pembayaran Anda akan semakin sedikit.
  1. Kebutuhan lainnya.
Dp adalah uang muka yang akan langsung Anda bayarkan dan tak bisa diambil kembali. Karena itu pikirkanlah jika ingin membayar dp dalam prosentase yang besar misalnya 75% atau lebih. Jika Anda sudah memiliki uang dengan prosentase 75% lebih dari harga jual cash, maka sebaiknya tunggu beberapa saat hingga Anda memiliki keseluruhan dana untuk membeli motor secara cash dan membelinya secara kontan. Hal ini disebabkan karena jumlah bayar untuk harga cash dan harga kredit sangatlah berbeda.

Berapapun jumlah dp motor yang siap Anda bayarkan, jangan lupa untuk membeli motor secara kredit di Moladin. Moladin memiliki varian motor yang beraneka ragam dari produsen motor terkemuka. Proses kredit di Moladin sangat mudah dan cepat karena sudah bekerja sama dengan perusahaan leasing terkemuka di Indonesia.
Tips Menentukan Besaran DP Motor Saat Akan Kredit Tips Menentukan Besaran DP Motor Saat Akan Kredit Reviewed by Admin on 01.40 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.